Sabtu, 06 Juni 2009

Instalasi Windows XP SP 2

jawaban no 9
1. Persiapan Instalasi
+ Alat dan Bahan.
- Pc dengan Spesifikasi hardware minimum untuk Windows XP. Processor Pentium III 500 MHz, Memory 64 MB, CD-ROM 35X, Hard disk 5 GB,VGA card 16 MB, Sound card untuk multimedia
- Siapkan CD bootable Windows XP
- Siapkan CD driver hardware

2 Langkah-langkah Instalasi
1. Nyalakan komputer, masuk ke system BIOS terlebih dahulu dengan menekan tombol “Del” atau “F2” tergangtung permintaan komputer.

2. Pada system BIOS, atur Frist boot di CD-ROM.



kemuadi “Save” pengaturan BIOS kemudian “Exit”
masukan CD installer XP SP2 ke dalam CD-ROM.
3. Pada saat komputer Booting, akan muncul perintah “Press any key to boot from CD” yang artinya komputer meminta user menekan sembarang tombol untuk melakukan Booting lewat CD.
4. Tunggu beberapa saat ketika proses analisis berjalan, setelah proses analisis berhenti, tekan “Enter” untuk melanjutkan proses, maka setelah itu kita msuk ke bagian “Licence Agreement”

Pada bagian tersebut, tekan “F8” untuk menyetujui sekaligus melanjutkan proses.
5. Lanjut ke bagian “Partisi Harddisk”

Pada bagian ini, kita akan melakukan Partisi Harddisk atau Pengaturan Harddisk, pada tampilan seperti di atas, tekan tombol “C” untuk membuat partisi baru. karena Harddisk yang digunkan memiliki kapasitas 40GB, maka kita membagi partisi harddisk menjadi 20 GB untuk “C” (System) dan 20 GB untuk “D” (data).


Kemudian tekan “Enter”

6. Setelah proses Partisi selesai, langkah selajutnya adalah proses “Formating Disk”

Pada bagian ini, usahakan memilih “Format the Partition using the NTFS file system lalu tekan “Enter” . Setelah proses Formating, akan ada Proses Copying File, setelah itu, komputer akan meminta “Reboot” atau “restart”.

7. Setelah komputer “restart” langkah selanjutnya adalah tahapan “installing”

8. Pada bagian diatas, kita tinggal klik “Next”, atau kalau misalkan ingin lebih detail, kita bisa klik pilihan “Costumsize” lalu di bagian tersebut ada beberapa pilihan yang mungkin ingin anda robah pengaturannya. Kalu sudah klik “Next”
9. Langkah selanjutnya adalah pengaturan nama User name seperti pda gambar di bawah ; kemudian klik “Next”


10. Setelah pengaturan Username, maka proses intalasi akan meminta User/Operator untuk memasukan Serial Number XP SP2 yang valid, disini penulis menggunakan serial number XP dengan urutan ; xxxxx - xxxxx - xxxxx - xxxxx - xxxxx
Kemudian klik “Next”
11. Setelah memasukan Serial Number, tahap selanjutnya yaitu, proses intalasi akan meminta User/Operator untuk mengisi password pada User “Administrator”, yaitu User defaulst (standar). Pada bagian ini, user boleh mengosongkan kolom password, seperti pada gambar berikut :

Kemudian Klik “Next”
5. Setelah proses tersebut, langkah berikut adalah pengaturan jam :

Pada bagian in, untuk wilayah Indonesia, terutama Waktu bagian Indonesia Barat, kita tinggal memilih pilihan “GMT + 07” pada kolom “Time Zone” dan pada kolm “Date & Time” kita tingal menyesuaikan tanggal yang sedang berjalan. Kemuadin klik “Next”

12. Pada bagian di atas, kita akan mengatur setingan jaringan, pada tahapan ini, kita cukup menggunakan “Typical Setting” untuk seting jaringan yang standar, atau kita bisa memilih pilihan “Costum Setting” untuk pengaturan manual. Kalau sudah klik “Next”
13. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No,

Sekali lagi, kalau sudah klik “Next”
14. Pada bagian terakhir, penulis tidak menampilkan gmabar kerja, tapi pada bagian terakhir ini, kita tinggal memilih pilihan “Ok” dan “Next”. Pada bagian pengaturan jaringan, kita tinggal klik “Skip” untuk melawati tahapan seting jaringan.

. Proses instalasi selesai, system operasi Windows XP SP2 sudah terpasang

0 Responses: